Tips Agar Anak Tidak Nakal Dan Bandel

Tips Agar Anak Tidak Nakal Dan Bandel – Banyak sekali orang tua yang kesal dan jengkel karena memiliki anak yang bandel, nakal dan susah di atur. Sebagai orang tuanya, tentu ingin anak Anda yang nakal tersebut berubah mau jadi anak yang penurut dan berperilaku yang baik dan sopan kan? Agar anak berkepribadian baik, peran aktif Anda juga di perlukan. Biar bagaimanapun juga, peran orang tua sangat di butuhkan dalam pembentukan kepribadian pada seorang anak.

Lalu bagaimana cara agar Anak tidak nakal dan bandel? Seperti yang telah dilansir oleh huffingtonpost.com, ada beberapa cara yang harus dilakukan oleh orang tua agar bisa membentuk kepribadian anak menjadi baik dan positif. Berikut ini ada beberapa langkah yang bisa di lakukan oleh orang tua agar memiliki anak yang tidak bandel

Agar Anak Tidak Nakal Dan Bandel


1.Bermain (dan Melakukan Pekerjaan) Bersama Anak-Anak
Bagaimana bisa mengajari anak-anak untuk bisa bekerja sama dan belajar mengendalikan diri? Ajaklah bermain atau melakukan sesuatu bersama-sama. Psikolog perkembangan Eleanor Maccoby dan Mary Parpal menyarankan agar orang tua selalu bisa menyempatkan waktu setiap malam untuk bermain dengan anak-anaknya, memainkan permainan apapun. Jika orang tua melakukan hal ini selama dua minggu berturut-turut, anak-anak nantinya jadi lebih mudah untuk disuruh membersihkan mainannya dengan segera. Setiap kali anak-anak bermain dengan orang dewasa, ia juga akan belajar memahami aturan dan batasan yang harus dipatuhi.

2.Perlihatkan Antusiasme terhadap Minat Anak-Anak
Memperlihatkan antusiasme bisa menjadi cara mempererat hubungan antara anak dan orang tua. Saat anak memiliki minat atau kesukaan terhadap sesuatu, tunjukkan antusiasme, perlihatkan bahwa Anda bisa mendukungnya secara positif. Usahakan untuk tidak langsung terbawa emosi, amarah, atau langsung salah paham ketika anak menunjukkan kesukaan mereka terhadap sesuatu. Anak-anak lebih rentan merasa tersinggung atau terluka perasaannya apabila respon yang ia dapat adalah kemarahan dari orang tuanya dengan alasan yang tak jelas.

3.Ajak Anak-Anak untuk Menyelesaikan Masalah Bersama
Daripada langsung menghakimi atau menyalahkan anak-anak ketika ada sebuah masalah, Anda perlu menjabarkan masalahnya dan meminta gagasannya agar bisa mencari solusi bersama. Misalnya, “Sepertinya kita punya masalah setiap pagi yang selalu terburu-buru berangkat ke sekolah. Menurutmu, apa yang harus kita lakukan?” Dari situ, kita bisa menciptakan sebuah rencana atau solusi bersama. Dan pada saat yang bersamaan, anak juga bisa belajar menyelesaikan masalah dengan baik.

4.Beri Anak-Anak Tanggung Jawab
Anak-anak yang diberi tanggung jawab (seperti melakukan pekerjaan rumah tangga atau membantu adik belajar) akan memiliki tingkat kepedulian yang tinggi. Manfaat lainnya memberikan anak-anak tanggung jawab adalah anak-anak jadi bisa melihat sebuah sudut pandang yang baru. Saat melakukan sebuah tanggung jawab, anak-anak bisa menyadari bahwa bukanlah hal yang menyenangkan ketika kita sedang melakukan sesuatu tetapi orang lain tak mendengar kita. Mereka juga bisa belajar memahami perasaan orang lain dan nantinya akan membuat mereka memiliki nilai empati yang lebih baik.

Sebagai orang tua, yang perlu Anda berikan bukanlah hanya materi semata. Ketika Anda bisa menyediakan waktu Anda untuk mendengar mereka, mengatakan kepada mereka betapa Anda bangga padanya, dan memberitahu nilai-nilai baik yang harus dianut, anak Anda bisa tumbuh dengan perkembangan emosi yang baik. Orang tua yang baik dan perhatian pada akhirnya bisa memiliki anak yang berperangai baik.


Minum Fiforlif
Usus Sehat Perut Ramping



https://goo.gl/vry8kV



Bagikan ke :
Facebook Tweet Google+ Digg