Bapak Bapak Gendut Buncit Indonesia, Ketahui Bahaya Perut Buncit Bagi Kesehatan

Bapak bapak perut gendut buncit, ketahui bahaya perut buncit bagi kesehatan - Faktor gaya hidup tidak sehat dan kurang olahraga dapat memicu pria mengalami perut gendut. Kalau kita amati di sekeliling kita, ada banyak bapak bapak yang perutnya buncit. Mereka yang berperut buncit umumnya karena pengaruh gaya hidup tidak sehat.

Kalau Anda adalah salah satu orang yang perutnya bergelambir, Anda tidak sendiri. Namun jangan bangga jika memiliki perut gendut.Tumpukan lemak di perut harus diwaspadai, karena pada dasarnya pria perut buncit sedang menumpuk bahaya.

Pria atau wanita disebut memiliki perut buncit kalau lingkar perutnya lebih dari 95 cm, sementara pada wanita lebih dari 80 cm.

"Lemak yang ada di perut bukan terbatas pada lapisan lemak yang berada di bawah kulit (lemak subkutan), namun juga termasuk lemak viseral yang berada di area bawah perut dan menyelimuti organ-organ dalam," demikian seperti kata Michael D.Jensen, ahli endokrinologi dari Mayo Clinic, Rochester, AS.

Bapak bapak atau ibu ibu yang berperut buncit memiliki risiko lebih besar menderita penyakit jantung dan pembuluh darah, prnyakit diabetes melitus, kanker kolorektal, serta henti napas ketika tidur (sleep apnea).

Apa yang bisa membuat perut buncit? Terjadinya perut buncit sangat dipengaruhi oleh asupan kalori yang masuk dan energi yang dibakar. Kalau Anda banyak makan namun  jarang bergerak, maka kelebihan kalori itu akan disimpan sebagai lemak.

Faktor usia juga dapat berpengaruh. Makanya banyak bapak bapak atau ibu ibu yang memiliki perut buncit. Bertambahnya usia akan membuat kita kehilangan otot, terutama jika kurang berolahraga dan lebih banyak duduk. Berkurangnya massa otot pada tubuh akan menurunkan kecepatan tubuh menggunakan kalori. 

Kemampuan sel lemak di bagian tangan dan kaki lama lama juga akan berkurang dalam menyimpan lemak, sehingga kalau ada kelebihan lemak ia akan turun ke perut. 

Sudah ada banyak penelitian menunjukkan, lemak yang disimpan dalam perut ini tidak berfungsi sebagai cadangan tenaga seperti halnya lemak di bagian tubuh lainnya. Lemak viseral ini secara biologis sangat aktif dan akan menghasilkan hormon dan zat kimia tertentu sehingga dapat menyebabkan gangguan keseimbangan hormonal, gangguan metabolisme, dan lain sebagainya. 

Zat serta hormon yang dihasilkan lemak perut ini juga bisa memicu peradangan (inflamasi). Demikian ini pada akhirnya dapat memicu berbagai penyakit.

Karena lemak perut ini sangat bahaya maka jangan biarkan lemak bercokol lama. Setiap lemak perut dapat dihilangkan, yang harus Anda lakukan adalah usaha dan kesabaran. 

Awali dengan perubahan pola hidup yang sehat. Kemudian membatasi porsi makan dan lebih banyak bergerak. Selain berolahraga rutin, jangan habiskan sebagian besar waktu Anda hanya dengan duduk diam. Tetaplah aktif bergerak agar makin banyak kalori dan lemak yang di kikis dari tubuh Anda.


Minum Fiforlif
Usus Sehat Perut Ramping



https://goo.gl/vry8kV



Bagikan ke :
Facebook Tweet Google+ Digg